Posts

Showing posts from October, 2017

Tipologi partai-partai politik di Jerman

Gunther dan Diamond (2003) telah mengklasifikasikan 15 tipe partai politik. Lees mencoba mencocokkan klasifikasi itu dengan partai-partai yang ada di Jerman. Klasifikasi tersebut menggunakan tiga kriteria yaitu 1) organisasi formal, 2) komitmen program, dan 3) strategi dan norma sikap partai. 1.Partai elit. Partai elit memiliki dua tipe yaitu partai dengan tokoh elit lokal dan partai klientelisme. 1. a. Partai dengan tokoh elit lokal muncul di awal abad 19, tidak memiliki organisasi formal dan muncul di masa ketika hanya sedikit yang berhak menjadi pemilih, mobilisasi pemilih yang sangat terbatas melalui hubungan personal dan reputasi. 1.b. Partai klientelisme terdiri dari konfederasi sejumlah tokoh elit lokal, mulai dari pemilik tanah tradisional atau kelas pedagang yang baru muncul. Organisasinya lemah, tapi sudah memiliki bentuk dan mulai memobilisasi pemilih yang lebih luas. Partai ini muncul seiring dengan melemahnya jaringan tradisional dan perkembangan sosial ...

Teori Partai Politik

Tipe ideal partai politik menurut Duverger (1975) adalah sebagai “universal mass participation in universal militant parties free to operate in a highly aware population.” Atau partisipasi masyarakat secara universal dalam partai militan yang universal dan bebas beroperasi dalam masyarakat yang tinggi kesadarannya. Tetapi, dalam prakteknya partai politik menjadi organisasi oligarki yang “didominasi oleh mereka yang terpilih oleh para pemilih, penerima mandat berkuasa atas pemberi mandat, delegasi berkuasa atas yang memberi kuasa delegasi.” Partai kemudian menjadi tidak efektif dalam menjalankan fungsi-fungsinya antara lain ditandai dengan menurunnya jumlah anggota partai politik, menurunnya angka partisipasi pemilu dan disillusionment dengan politik. Sumber: Charles Lees, Party Politics in German: A Comparative Politics Approach, Hampshire: Palgrave Macmillan, 2005,  Bab 7 Partai-partai Politik di Jerman

Fungsi utama partai politik

Fungsi utama partai politik adalah Ø   Rekrutmen elit Yaitu menempatkan kandidat partai untuk jabatan publik baik dipilih melalui pemilu maupun penunjukan. Ø   Melanjutkan penyelenggaraan lembaga-lembaga publik Menyediakan orang-orang (karyawan), menyediakan pemimpin dengan dukungan logistik atau oposisi yang efektif) Ø   Mewakili dan mengumpulkan kepentingan (mengubah tuntutan kepentingan sosial menjadi paket-paket yang dapat di-manage (dikelola) berdasarkan pilihan-pilihan kebijakan publik. Ø    Mobilisasi dan integrasi (mengintegrasikan warga negara ke dalam sistem politik dan memobilisasi partisipasi warga negara) Sumber: Charles Lees, Party Politics in German: A Comparative Politics Approach, Hampshire: Palgrave Macmillan, 2005,  Bab 7 Partai-partai Politik di Jerman