Memahami kursi overhang

Kursi overhang merupakan ciri khas dari pemilu Jerman. Kursi overhang ini didapatkan dari hasil interaksi antara suara pertama dan suara kedua.

Jika jumlah kursi dari dapil distrik (berdasarkan surat suara pertama) melebihi jumlah kursi yang didapatkan partai di negara bagian (berdasarkan surat suara kedua), maka partai berhak memperoleh kursi tambahan yang disebut kursi overhang. Kursi overhang tidak menyebabkan partai lain kehilangan kursi, sehingga total jumlah kursi di Bundestag bertambah.

Misalnya, pada pemilu 2009 negara bagian Baden- Württemberg memiliki 38 Wahlkreis atau dapil distrik. Kandidat CDU menang di 37 dapil dari 38 dapil yang ada, sehingga CDU mendapatkan kursi suara pertama sebanyak 37 kursi. Untuk suara kedua, CDU mendapatkan 34.4%, sehingga CDU mendapatkan 27 kursi Bundestag.

Suara pertama – suara kedua = surplus (kursi overhang)
37 – 27 = 10

37 kursi suara di dapil distrik  – 27 kursi daftar partai negara bagian = 10 kursi overhang 



Comments

Popular posts from this blog

Undang-undang Pemilu Jerman tahun 1953

Perjalanan penentuan Parliamentary Threshold 5% di Jerman

Tipologi partai-partai politik di Jerman